KilasKorporasi/Financial

Kilas Korporasi
Senin, 07 November 2022 / 10:16 WIB

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin mendukung PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) agar bisa tumbuh lebih cepat dan menjadi Top Ten Global Islamic Bank. Hal itu disampaikan Wapres saat meninjau kantor perwakilan BSI di Gate District 3, DIFC, Sheikh Zayed Road, dalam kunjungan kerja ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

“Harapannya agar BSI tidak hanya berperan di kancah nasional tetapi juga kancah global. Ibaratnya, bank syariah sekarang tidak hanya bermain di kolam kecil saja, yang lingkupnya kecil, tetapi dapat berenang ke samudra yang luas,” kata Ma’ruf.

Menurutnya, hubungan baik yang telah terjalin antara Indonesia dan UEA dapat menopang BSI untuk terus mengembangkan bisnis khususnya di Timur Tengah dan Afrika Utara. Apalagi, Indonesia dan UEA sudah memiliki perjanjian kerja sama Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE–CEPA).

IUAE–CEPA diharapkan dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke negara-negara tujuan nontradisional seperti di kawasan Teluk, Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan. Tak hanya itu, IUAE-CEPA juga menjadi perjanjian dagang perdana Indonesia dengan negara di Kawasan Teluk.

Sementara itu Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, saat ini BSI terus berbenah untuk bisa menjadi wajah perbankan syariah Indonesia di Kawasan Teluk, khususnya UEA.

“BSI sangat bersyukur mendapat kunjungan Wakil Presiden Ma’ruf Amin ke kantor perwakilan BSI di Dubai. Ini merupakan sebuah dorongan besar bagi BSI untuk terus maju dan berbenah untuk bisa menjadi wajah Indonesia, khususnya perbankan syariah nasional di kancah global,” tutur Hery yang mendampingi Wapres dalam kunjungannya.

Hery yang juga Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) meyakini kehadiran BSI di Dubai dapat membuka pasar syariah yang selama ini belum tersentuh secara optimal.

“Sebagai bank syariah terbesar, kami berharap dapat meraih potensi pasar syariah di dunia yang selama ini belum tersentuh secara optimal. Kami ingin menjadi pelaku utama dalam mendorong dan menumbuhkan ekonomi syariah Indonesia. Sehingga Indonesia bisa menjadi tokoh utama dalam ekonomi syariah dunia,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Share :