KilasKorporasi/Aneka Industri

Kilas Korporasi
Selasa, 22 Februari 2022 / 16:45 WIB

KONTAN.CO.ID - Emiten produsen kemasan plastik PT Panca Budi Idaman Tbk. (PBID) melalui anak usahanya, PT Panca Packindo Makmur (PPM) melakukan pembelian tanah dan bangunan untuk mendukung ekspansi di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur. Direktur Panca Budi Idaman Lukman Hakim mengatakan Panca Packindo Makmur melakukan pembelian tanah seluas 60.751 meter dengan total transaksi Rp114 miliar.

Tanah tersebut berada di Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur. "Anak perusahaan kami membeli aset sebesar Rp114 miliar, dengan luas 6 hektar (ha). Pembelian ini untuk mendukung ekspansi pasar di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur," kata Lukman kepada Kontan.

Menurutnya, ekspansi ini dilakukan karena perseroan melihat potensi pasar di Jawa Timur lebih besar daripada di Jabodetabek. Hal ini karena populasi Jawa Timur lebih besar dibandingkan Jabodetabek. Emiten berkode saham PBID itu pun menargetkan penjualan pada 2022 bisa tumbuh 10 persen hingga 15 persen. "Kami baru penetrasi pasar ke Jawa Timur. Pertumbuhan penjualan tahun depan bisa 10 persen sampai 15 persen," ucapnya.

Direktur Panca Budi Idaman Lukman Hakim mengatakan, PBID akan menggunakan tanah dan bangunan untuk gudang distribusi. “Ini untuk mendukung ekspansi pasar di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur,” terang Lukman kepada Kontan.co.id. Hal ini karena populasi Jawa Timur lebih besar dibandingkan Jabodetabek. Emiten plastik kemasan ini memasang target optimistis di tahun ini dan tahun depan.

Untuk tahun depan, Lukman menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10%  hingga 15%. Lukman menyebut, sejumlah katalis mampu mendorong penjualan tahun depan. Salah satunya karena produk yang dihasilkan PBID mendukung sektor makanan dan minuman,  sektor e-commerce, pengantaran makanan  secara daring (online food delivery), sektor agroindustri, hingga sektor kimia.

“Ke depan plastik sangat dibutuhkan karena kemasan plastik higienis dan aman untuk makanan minuman, praktis dan ekonomis,” sambung Lukman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Share :